Gurlz, Hindari Depresi Saat Remaja Dengan Cara Ini, Yuk!

2017-12-19 00:00:00 | ADMIN

Ada banyak faktor yang bisa jadi pemicu depresi pada kasus remaja milenial. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Jean Twenge, profesor psikologi dari Universitas Negeri San Diego, California, Amerika, masalah terbesar yang dihadapi remaja modern adalah tuntutan kehidupan modern itu sendiri. Hasil penelitian mengatakan bahwa kehidupan modern tidak baik untuk kesehatan mental, salah satunya adalah persaingan di media sosial.

Peneliti menemukan semakin banyak masalah kesehatan mental yang penyebabnya berkaitan dengan medsos. Remaja sangat rentan dengan tekanan teman sebaya. Semakin banyak waktu yang dihabiskan di medsos, semakin tinggi risiko remaja mengalami tekanan mental yang berujung ke stres dan depresi. Twenge juga menunjukkan hasil studi, meningkatnya penggunaan Facebook berkorelasi dengan menurunnya tingkat kepercayaan diri dan kepuasan hidup remaja.

Supaya bisa terhindar dari depresi, Belia kasih beberapa tips untuk atasi depresi, yuk simak baik-baik, Gurlz!

1.    Olahraga

Olahraga dapat meredakan depresi, yakni dengan mengatur norepinefrin dan serotonin dalam otak. Profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari University School of Medicine, di Durham, P. Murali Doraiswamy, MD, merekomendasikan berolahraga 3-5 kali seminggu selama 20 sampai 30 menit. "Latihan aerobik, seperti jalan cepat di atas treadmill, adalah yang terbaik," ujarnya seperti dilansir health.com.

2.    Terapi cahaya

Salah satu cara untuk mengurangi gejala depresi adalah terapi cahaya, di mana kamu duduk di dekat kotak terang benderang. Terapi ini biasanya dimulai  sekitar 15 menit hingga dua jam setiap  hari.

3.    Tulis buku harian

Menulis di buku harian atau diary nyatanya bias membuat perasaan menjadi legal ho, Gurlz! Orang-orang yang menulis diary secara rutin mampu mendongkrak perasaan mereka sendiri. Menaruh semua pikiran mereka pada buku diary agar pikiran dapat dilihat secara nyata merupakan hal baik agar mereka bisa terus berkembang. Selain itu, hal ini membuat kamu melacak hal-hal positif dalam hidup kamu.

4.    Dukungan kelompok

Mintalah dukungan dari kelompok atau gengmu. Dukungan kelompok merupakan cara terbaik untuk mengobati depresi ringan, karena memberikan kesempatan untuk belajar dari orang-orang yang berurusan dengan masalah yang sama.

5.    Kurangi bermain medsos

Kebanyakan remaja sekarang terjebak dalam persaingan menampilkan situasi terbaik kehidupan mereka untuk dipamerkan di medsos. Padahal, terkadang apa yang ditampilkan di medsos tidak mencerminkan kebahagiaan hidup yang sebenarnya. Mulai sekarang, belajarlah mengurangi bermain medsos, agar tidak melihat hal yang bisa membuat kamu terpengaruh. Remember Gurlz, real life is not what’s on the screen, so don’t let social media define who you really are.

6.    Meditasi

Sebuah penelitian menunjukkan meditasi dapat mencegah kambuhnya depresi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kambuhan untuk orang yang menggunakan meditasi adalah sama dengan yang mengambil antidepresan (sekitar 30%), dan lebih rendah dibandingkan pada plasebo (sekitar 70%).

7.    Ibadah

Penelitian telah menunjukkan dengan rutin beribadah, dapat mengatasi gangguan emosi dan depresi berat, mengurangi stres, permusuhan, kecemasan dan meningkatkan energi, kualitas tidur, dan kesejahteraan.

 

Yuk, jadi remaja cerdas dan anti depresi dengan hidup sehat, Gurlz!

.

 


Belia

Hadir sejak tahun 1992, Belia telah setia menjadi sahabat para remaja Indonesia di masa muda dan momen yang sarat cerita.


    Temukan juga produk-produk kami di :
  • Order Produk MTG
service center belia